Menikmati Turunnya Harga Bensin di Malaysia

30 10 2008

Meskipun turunnya cuma 15 sen, tapi ya lumayannnnnn……….

 

Sumber : www.malaysiakini.com





Leader or Manager..?

29 10 2008

Di bandingkan dengan para Dekan di Kolej saya saat ini, mungkin saya masuk kategori Dekan yang tidak agresif. Maksudnya,saya tidak agresif dalam ‘menyergap’ santapan baru di kalangan top management setiap minggunya. Bukan berarti saya tidak ‘care’ tetapi lebih karena saya memilih untuk bekerja ke dalam. Saya memilih untuk fokus kepada informasi yang ‘masuk’ ke dalam fakultas, yang tentu saja harus saya follow up, daripada  informasi yang ‘keluar’ dari fakultas.

Mengapa demikian ?

Informasi yang keluar dari fakultas biasanya sudah di sertai bumbu2 yang membuatnya lebih ‘heboh’ dari kenyataan sebenarnya.  Karena itu saya tidak boleh dengan cepat percaya akan informasi tersebut. Dan jika informasi tersebut berkaitan dengan fakultas saya , demi menetralisir hal ini, maka saya dituntut untuk bertutur kata dengan hati-hati dan penuh strategi untuk menjaga nama baik fakultas. Karena pernyataan resmi seorang Dekan akan di jadikan referensi di masa mendatang. Disinilah saya belajar untuk ’sensitif’ kepada kemungkinan yang tidak baik, termasuk unsur politik. Hmm…mengenai politik, selain karena saya tidak pandai dibidang ini, saya juga memutuskan untuk tidak bermain politik, meskipun saya dituntut untuk tetap waspada. Kata-kata kerennya : Be sensitive about politic but do not play.

Kadang saya berhasil membawa misi saya itu, tetapi ada kalanya juga saya gagal. Kadang saya begitu letih, dan emosi saya memuncak. Kala itulah, kejadian yang tidak diinginkan bisa terjadi. Setiap kejadian membawa kesadaran pada saya, betapa pentingnya bertutur kata. Betapa pentingnya berbudi bahasa. Betapa pentingnya untuk mampu terus menerus ‘cool’ ketika keadaan memanas. Seperti layaknya gunung, semakin tinggi gunung itu, puncaknya akan semakin bersalju, alias makin dingin.

Sampai saat ini, memasuki bulan ke-8 saya menjadi Dekan, saya berusaha sekuat tenaga untuk menjadi Dekan terbaik yang saya mampu. Menjaga tutur kata saya, prasangka saya dan tetap mengasah otak saya untuk mampu secara cerdas menyelesaikan masalah.

Kadang saya bertanya kepada diri saya sendiri..? Am I a leader..? Rasanya saya tidak layak untuk dibandingkan dengan para Leader. Bagi saya, leader adalah sesorang yang mempunya kaliber dan pesona-nya sendiri, sehingga orang2 akan respect kepada beliau dan mengikuti apa yang di katakan beliau, tanpa Beliau mengatakan ‘ikutilah saya’. Leader akan mempunyai pengikutnya sendiri, yang secara suka rela akan ‘mundur’ jika beliau mundur.

Lha Saya..? Wah…jauh sekali….

Saya memposisikan diri saya saat ini, sebagai Manager saja. Seseorang yang harus me-manage supaya operasional berjalan dengan baik, seseorang yang akan meng-syncronize keadaan yang terjadi diluar dugaan. Seseorang yang bertanggung jawab terhadap kualitas dan prestasi fakultas.

Saya cuma berharap, dengan adanya niat untuk mempersembahkan yang terbaik kepada para mahasiswa, dengan adanya niat untuk memberikan pengalaman belajar yang terbaik kepada mahasiswa, saya akan mampu menemukan orang-orang yang seide dengan saya. Untuk berjalan bersama, dengan fungsinya masing-masing, untuk mencapai tujuan itu.

So, Am I a leader or manager..?

Ah……I am just a manager kok…

Setuju kan..?





Quote of the day

20 10 2008

 

When God put you on the edge of cliff,

TRUST HIM only.

Two things will happen.

Either HE will HOLD you

or

HE will teach how to FLY.