gambar dari google.com
Sebulan lebih saya rutin melakukan senam Yoga, di down town Mantin seminggu dua kali. Pertama kali rasanya badan seperti di tarik tarik, krn senam ini lebih kepada pernafasan, keseimbangan badan dan ’stretch’. Salah satu bagiannya adalah Yoga Fat Burner yang mengharuskan tangan dan kaki dalam posisi tengkurap untuk menahan tubuh ‘melayang’ selama 3 menit. Lumayan gobyos, kata orang Jawa. Gobyos itu berkeringat banyak.
Yang menyentuh hati saya adalah, ternyata senam Yoga yang saya ikuti ini (instrukturnya Chinese), banyak melakukan gerakan ruku dan sujud. Seperti melakukan sholat saja. Bedanya, ketika melakukan Yoga, saya mendengarkan dan menikmati musik yang sungguh manis, perlahan dan menenangkan. Sedangkan dalam sholat, saya banyak memuji namaNya.
Singkat kata, Yoga membuat saya tenang, bugar, release stress dan tentu saja untuk kesehatan. Semoga kebugaran ini mampu menunjang tugas-tugas saya di hari-hari sibuk yang tidak menentu. Saking banyaknya kerja yang harus di lakukan, kawan saya bilang ” sampai pensiun pun kerja ini tidak pernah habis”. Ha ha ha….iya, betul juga.
Sekarang ini, fakultas saya tengah overlapping tugas dari menyiapkan soal-soal Final Exam, menyiapkan Course File karena MQA (kalau di Indonesia BAN)-proses akreditasi tengah berjalan, ada juga jurusan yang sudah melakukan FInal Exam, jadi tengah marking process dan satu jurusan lainnya tengah menyelesaikan coursework mark yang menuntut redo tugas bagi mhs berkali-kali, krn mhs banyak yang tidak membuat tugas2 mereka secara sungguh-sungguh.
Nah……….di tengah kemelut ‘arus lalu lintas’ fakultas-ku…………dimana best place to escape..?
Yoga lah..:-))

Recent Comments